Sabtu, 23 Juli 2011

Vector Borne Disease

Setelah sebelumnya saya membahas tentang penyakit yang menular melalu makanan, kali ini saya akan mencoba membahas tentang penyakit yang ditularkan melalui vector atau mahluk hidup lain. Vector Borne Disease artinya penyakit yanbg ditularkan melalui vektor, definisi vektor sendiri yang awalnya hanya terbatas pada mahluk anthropoda dan hewan invertebrata lainnya sekarang sudah mencakup hingga seluruh mahluk hidup.






Vektor dapat dibagi dua, yaitu vektor aktif dan pasif (mekanis). Vektor aktif adalah vektor yang langsung menularkan agen penyakit kepada host contoh melalui gigitan, sedangkan vektor pasif atau mekanis menularkan agen penyakit secara tidak langsung seperti lalat yang membawa agen penyakit ke makanan yang dimakan host. Contoh-contoh vektor seperti Nyamuk Anopheles (Malaria), Aedes Aegypti (Demam berdarah dengue atau Dengue Hemorrhagic Fever), Culex (Kaki gajah/Filariasis dan Enchepalitis). Lalat seperti Musca Domestica (Lalat rumah) yang membawa penyakit seperti kolera, diare, disentri amuba, disentri basilis, demam tifoid, ada juga lalat Tse-tse yang ditemukan di Afrika menyebabkan susah tidur, dan lalat simulium (Lalat Hitam) yang menyebabkan Onchoceriasis. Kutu dan tungau seperti Xenopsylla Cheopis (kutu tikus) yang membawa penyakiut Pes (plague) dan Pediculus humanus (Kutu badan) yang membawa relapsing fever, ada juga Scabies pubis yang dapat menularkan virus HIV.

Siklus hidup

Siklus hidup vektor ada 3, yaitu metamorfosis sempurna, tidak sempurna, dan tanpa metamorfosis. Metamorfosis sempurna adalah metamorfosis yang melalui 4 tahap yaitu telur, larva, pupa, dan dewasa. Metamorfosis tidak sempurna sama seperti metamorfosis sempurna hanya saja tidak mengalami stage pupa dan perbedaan anatara larva dan dewasa tidak begitu kentara. Sedangkan tanpa metamorfosis artinya ya tanpa metamorfosis, cuma tellur dan dewasa.

Lingkungan Hidup


Vector memiliki lingkungan hidup yang berbeda-beda seperti misalnya nyamuk suka hidup di tempat yang gelap. Maka dari itu waspadailah tempat-tempat yang menjadi lingkungan hidup suatu vektor.

Saran

Untuk menghindari terjangkit oleh penyakit yang ditularkan melalui vektor ini maka kita sebagai manusia harus menjaga kebersihan lingkungan karena kebanyakan vektor menyukai hidup di tempat yang gelap dan kotor, jaga sanitasi lingkungan dan higenisitas teruatama makanan untuk menghindari penyakit yang ditularkan oleh lalat.

0 comments:

Posting Komentar